3 Kekeliruan dalam membuat salad

Salad berasala dari bahasa Latin yaitu Herba Salata. Herba berarti sayuran dan Salata berarti diberi garam. Jadi, herba salata adalah sayuran yang diberi garam. Namun dalam perkembangannya, salad dapat berupa campuran sayuran hijau segar, buah, daging, unggas, ikan disertai dressing sebagai pembangkit seleras makan. Meskipun terlihat sebagai menu yang sederhana, pembuatan salad ternyata tetap harus memperhatikan komposisi bahan makanan di dalamnya. Berikut apa saja kekeliruan yang biasa dilakukan dalam membuat salad.

  1. Bertujuan menurunkan berat badan, namun menggunakan dressing mayonaise

Mayonaise adalah salah satu salad dressing yang cukup berbahaya untuk tujuan yang satu ini. Kandungan energi dan lemak mayonaise dalam satu sendok makan masing-masing adalah 57 Kkal dan 4,9 gram. Padahal biasanya mayonaise digunakan lebih dari satu sendok makan. Lebih baik gunakan dressing minyak seperti minyak zaitun, meskipun mengandung 130 Kkal dan 12 gram lemak namun jenis lemak yang terdapat dalam minyak zaitun merupakan lemak tak jenuh yang baik untuk pencernaan.

  1. Salad digunakan sebagai main dish

Ada 3 fungsi salad yaitu sebagai appetizer, side dish, dan main dish. Main dish biasanya digunakan untuk hidangan pokok para vegetarian dengan berat per porsi 100-125 gram. Sedangkan bagi orang umum, porsi salad biasanya hanya 50-100 gram. Jika dengan porsi demikian digunakan sebagai hidangan utama maka Anda akan kekurangan energi untuk beraktivitas seharian. Tetapi jika anda ingin menjadikan salad sebagai main dish tak ada salahnya, tambahkanlah makanan lain seperti kacang-kacangan atau daging untuk menambah energi dalam salad Anda.

  1. Menyajikan bahan utama salad dalam keadaan basah

Cara untuk membersihkan bahan-bahan salad adalah dengan mencucinya. Namun, tahap perlakuan terhadap bahan-bahan tersebut jangan berhenti sampai disitu saja. Biasakan mengeringkan salad sebelum dihidangkan kemudian dikonsumsi. Anda bisa menggunakan tisu untuk mengeringkannya. Salad yang basah akan lebih mudah layu dan lembek sehingga tidak segar saat akan dikonsumsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *