Inilah Desain Brosur Yang Bisa Dongkrak Penjualan

Menulis brosur akan sangat berbeda dengan menulis essai, artikel, puisi, surat, dan jenis tulisan lainnya. Dalam mendesain sebuah brosur, bukan hanya aspek tampilan saja yang diperhatikan, namun tujuan utamanya adalah untuk menyebarkan informasi tertentu. Kita menginginkan sesuatu yang terlihat bagus namun mencakup semua informasi mengenai bisnis kita, sehingga customer tertarik untuk membacanya. Dengan membuat desain brosur yang powerful dari segi konten dan desain, penjualan kita dapat meningkat. Berikut beberapa tips membuat konten dan desain brosur untuk mendokrak penjualan!

  1. Topik Yang Spesifik dan Relevan
    Tidak seperti website, Anda hanya memiliki ruang yang terbatas untuk menampilkan informasi pada brosur. Anda harus memilih topik secara spesifik. Meskipun Anda telah menentukan sebuah topik, tidak serta-merta semua informasi bisa ditampilkan. Lakukan research mengenai informasi apa yang relavan dan dibutuhkan oleh customer terkait dengan topik bisnis Anda. Jangan sampai customer salah mengartikan maksud dari informasi yang Anda sampaikan.
  2. Memilih Layout Brosur
    Brosur hadir dengan berbagai jenis layout. Namun, yang paling sering digunakan adalah tri-fold brochure. Brosur ini setidaknya ada 6 halaman yang dilipat menjadi tiga. Biasanya halaman pertama merupakan cover yang dibuat semenarik mungkin, halaman 2, 3, dan 4 berisi informasi utama yang ingin Anda sampaikan, halaman 5 digunakan untuk menampilkan testimonial, serta halaman 6 berisi informasi kontak dan alamat.
  3. Gaya Penulisan
    Ketika seseorang membaca sebuah brosur, mereka tidak mengharap gaya penulisan novel atau kalimat-kalimat yang hiperbola. Mereka malah ingin mengetahui informasi apa yang bisa mereka dapatkan dari brosur tersebut. Menulis informasi dalam bentuk paragraf yang sangat panjang justru akan menimbulkan rasa bosan. Cobalah untuk menguraikannya dengan headline yang tepat, dan ubah informasi dalam bentuk list yang menggunakan bullet & number!
  4. Konten Gambar
    Selain menampilkan informasi dalam bentuk tulisan, customer juga membutuhkan visual guide atau gambar-gambar yang mudah dipahami. Studi yang dilakukan oleh Mammothinfographics menunjukan bahwa 90% informasi yang ditransmisikan ke otak adalah berupa gambar. Oleh karena itu, Anda seharusnya menampilkan informasi dalam bentuk gambar atau memadukan antara tulisan dan gambar sehingga terlihat lebih menarik. Selain itu penggunaan konten gambar juga dapat meningkatkan rasa penasaran seseorang mengenai brosur yang Anda bagikan.
  5. Memaksimalkan Cover dan Halaman Belakang
    Pada saat pembagian brosur, maka bagian yang pertama kali dilihat oleh customer ialah cover dan halaman belakang. Penggunaan foto dan grafik modern dan yang eye-catching paada bagian cover tentunya akan lebih efektif dibandingkan tulisan. Namun, Anda harus tetap menambahkan sedikit tulisan seperti tagline, pertanyaan kepada pembaca, atau penjelasan singkat mengenai gambar. Tulisan singkat yang Anda gunakan tentunya dapat meningkatkan rasa penasaran pembaca untuk mengetahui lebih dalam mengenai brosur Anda.
  6. Menambahkan Testimonial
    Testimonial sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan seseorang yang sedang membaca brosur Anda. Testimonial dari para customer yang merasa puas dengan produk atau jasa Anda dapat Anda cantumkan dalam brosur. Pastikan juga untuk mencantumkan nama lengkap, foto dan informasi lainnya yang berkaitan dengan mereka sehingga testimonial Anda terlihat asli.
  7. Contoh Brosur Yang Menarik
    Setelah mengetahui beberapa desain brosur tips konten dan, maka Anda pastinya sudah mengetahui beberapa gambaran mengenai brosur yang baik.

Nah saat ini Anda sudah memiliki beberapa inspirasi untuk membuat desain brosur yang menarik. Akan tetapi Anda harus tetap konsistensi antara branding dan juga desain brosur yang akan Anda buat. Pemilihan skema warna, foto, dan font harus benar-benar diperhatikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *