Berkenalan dengan Teknik Trading Forex 7MA

Dalam trading forex, ada banyak jenis indikator yang bisa dijadikan pilihan untuk trading. Meski begitu, tidak semua indikator sering digunakan oleh para trader. Dikutip dari analisa forex hari ini hal ini dikarenakan terkadang terdapat petunjuk yang cukup sulit untuk dipahami dan digunakan dalam trading. Contoh indikator yang mungkin relatif mudah digunakan adalah indikator rata-rata bergerak. Indikator bergerak ini adalah indikator paling populer di antara semua indikator yang pernah ada.

Moving average yang sama biasanya digunakan oleh para trader untuk mengukur pergerakan pergerakan harga forex secara umum selama periode waktu tertentu. Selain itu, moving average ini juga dapat digunakan sebagai support dan resistance yang biasa disebut dengan dynamic support and resistance. Ini disebutkan karena pergerakannya sesuai dengan harga saat ini. Pada saat grafik berada dalam tren naik, rata-rata bergerak berfungsi sebagai support, sebaliknya jika pada saat itu rata-rata bergerak dalam posisi arus turun, maka fungsinya berubah menjadi resisten.

Jika Anda sudah mengetahui dasar-dasar indikator moving average, maka kami akan membahas teknik trading 7MA Forex. Ini adalah teknik sederhana yang menggunakan 7 indikator MA sebagai indikator utama, baik untuk melihat tren maupun untuk mengeksekusi harga. Untuk menggunakan teknik trading forex 7MA ini, anda dapat terlebih dahulu mengatur 5 MA teratas menggunakan metode leveling dan menerapkan untuk menutup, dimana 5 MA ini akan menggunakan tambahan 8, 24, 72, 200, 480 dan 2 MA menggunakan metode eksponensial SR kecilnya menggunakan periode 24 dan 72.

Teknik trading 7MA sendiri mungkin cukup sederhana, karena Anda hanya perlu menggunakan periode MA 8 sebagai kuncinya. Teknik perdagangan ini akan dimaksimalkan jika perdagangan digunakan di pasar Eropa dan Amerika. Sebagai alternatif, Anda bisa memanfaatkan Indikator Bollinger Bands dengan durasi 72 dan deviasi 2 untuk melihat tingkat penetrasi dan penolakan dengan lebih jelas.

Mampu memprediksi dengan tepat kemana harga akan bergerak adalah hal tersulit dalam trading forex. Namun anehnya, di forex sendiri sebenarnya hanya terdapat dua posisi yaitu BUY dan SELL. Pergerakan lampu gantung terkadang menipu dan menipu trader, yang membuat beberapa trader kurang tertarik untuk mengambil keputusan. Untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat saat menggunakan teknik ini, zona keuntungan akan direvisi dalam teknik perdagangan 7MA.

Misalnya chart pada periode H1 biasanya akan terlihat jelas jika terjadi reaksi candlestick pada moving average. Jadi biasanya akan ada kenaikan dengan batas resistance yang kemudian bisa Anda gunakan sebagai Take Profit di area resistance di moving average. Ini biasanya akan didukung dengan membuka ekor sapi tanpa halangan oleh ekor atau tubuh lilin berikutnya. Ngomong-ngomong, ini berarti akan ada peluang besar untuk harga yang sama diulang.

Misalnya, grafik berada pada interval H1. Biasanya akan terlihat jelas jika terjadi reaksi candle yang menurun pada moving average. Jadi yang terjadi selanjutnya adalah penurunan dengan batasan support yang dapat digunakan sebagai Take Profit di area support.

Mengetahui dan memahami zona keuntungan perdagangan akan sangat membantu Anda memahami teknik perdagangan 7MA dan bagaimana memanfaatkan teknik tersebut tentunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *