Persebaya Surabaya – Bhayangkara FC

Pelatih Persebaya Surabaya Djadjang Nurdjaman mengaku khawatir bersama dengan kesiapan mental pemain menjelang pertarungan melawan Bhayangkara FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (26/10) malam WIB, pada laga pekan jadwal pertandingan sepakbola ke-32 Liga 1 2018.

Kekhawatiran itu disebabkan Persebaya disebut sebagai pembunuh tim papan atas bersama dengan menaklukkan Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persib Bandung. Djadjang menyatakan, pemain kudu selalu fokus, dan tidak terlena bersama dengan analisis tersebut.

“Persebaya lagi akan berhadapan bersama dengan tim papan atas, posisi mereka terhitung di atas kami di klasemen. Artinya kami akan berhadapan bersama dengan tim kuat. Bhayangkara terhitung menyandang standing juara bertahan,” tutur Djanur, sapaan Djadjang.

“Saya justru mengkuatirkan analisis Persebaya sebagai spesialis giant killer, karena itu menambahkan dampak negatif kepada pemain. Saya menghendaki pemain tidak anggap remeh. Jangan mentang-mentang udah mengalahkan Persija, PSM, dan Persib, sesudah itu lalai di dalam menghadapi Bhayangkara.”

Selain itu, Djanur terhitung tidak menghendaki pemain sangat larut bersama dengan kehadiran suporter Bonek yang pastinya akan menambahkan tekanan terlalu berlebih kepada Bhayangkara FC, terkait jaman lantas kedua klub.

“Saya cuma berpikiran kami menghadapi tim kuat, kudu dihadapi bersama dengan betul-betul seperti pertandingan lainnya. Apalagi kalau sampai mengikuti emosional Bonek, karena ada ‘hal-hal’ bersama dengan Bhayangkara ini. Saya cuma menghendaki pemain punya stimulan lebih seperti melawan tim papan atas sebelumnya,” imbuh Djanur.

Di lain sisi, pelatih Bhayangkara FC Simon McMenemy tidak menghendaki The Guardians bernasib seperti lima tim papan atas lainnya yang jadi santapan Bajul Ijo. Menurut McMenemy, mereka udah menyiapkan skema permainan yang diyakini dapat meredam agresivitas Persebaya.

Selain itu, keberhasilan meraih hasil positif di laga tandang bersama dengan mengalahkan Persib, Persipura Jayapura, dan Bali United jadi modal sangat berharga bagi Bhayangkara FC.

“Kami cuma punya satu laga tandang di sisa musim ini. Namun ini akan jadi pertandingan berat, dan tim yang mampir ke sini selalu mengalami kesusahan. PSM kesulitan, dan banyak tim papan atas yang sukar bermain di sini. Namun kami punya trik yang udah disiapkan demi mendapat tiga poin,” ucap McMenemy.

“Kami mampir ke Persib, dan menang. Ke Persipura terhitung menang. Begitu terhitung selagi ke Bali, kami menang. Saya tidak bilang pertandingan akan mudah, tapi tekanan suporter tak akan mengintimidasi kami. Ini akan jadi pertandingan yang menarik dan ketat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *